Kuliah Umum Pascasarjana FKIP Hadirkan Tiga Narasumber dari UKM

PEKANBARU-Kuliah Umum Pascasarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau, Sabtu (4/3/2017) menghadirkan tiga guru besar Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) sebagai narasumber. Tiga narasumber itu masing-masing Prof Dr Datuk Tamby Subahan, Prof Dr Kamisah Osman, dan Dr Zanaton Haji Iksan.

Dekan FKIP Universitas Riau yang diwakili Wakil Dekan I Dr Zul Irfan MSi dalam sambutannya mengatakan, FKIP sudah lama bekerja sama dengan UKM. Hanya saja,  selama ini kerja sama yang direalisasikan sebatas seminar serantau. Padahal dalam MoU yang terjalin antara kedua universitas ini, banyak hal yang bisa dilakukan.

“Mudah-mudahan ke depan kita bisa lebih akrab lagi dan menjalin kerja sama yang lebih baik lagi dengan Fakulti Pendidikan UKM ini. Besok kalau kita ke Malaysia, mari sama-sama kita menengok bagaimana kampus Fakulti Pendidikan UKM,” ungkap Zul Irfan.

Sementara itu, tiga narsasumber ini masing-masing tampil dengan topik yang berbeda. Pada intinya, dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian, apa pun bentuk penelitian, baik penelitian berdasarkan tindakan ataupun saintifik,  haruslah  dilakukan secara berkelompok  atau berkolaborasi dengan rekan-rekan yang lain.

Prof  Dr Datuk Tamby Subahan yang mengangkat tema “Pembudayaan Penyelidikan Ilmiah” menekankan bahwa penelitian banyak poin yang perlu disiapkan oleh seorang peneliti agar hasil penelitiannya berkualitas. Bahkan, Datuk Tamby menyebutkan, setidaknya ada 23 poin yang dipersyaratkan, di antaranya pegenalan literasi sains dan teknologi.

Sementara, Prof Dr Kamisah Osman yang mengangkat tema “Membina Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi” mengulas tentang pentingnya kerja sama setiap komponen yang ada untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi dalam dunia pendidikan. Intinya, semua persoalan yang dihadapi harus mampu diselesaikan bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Dia juga menyampaikan langkah-langkah dalam membentuk dan membudayakan kerja sama kolobratif (kelompok). “Dalam kontek penyelesaian secara kolobratif ini yang kita pentingkan adalah kemahiran proses dan juga kompetensi, khususnya dalam menangani persoalan yang menyangkut individu, dalam kontek kelompok yang diwujudkan untuk membudayakan penyelesaian masalah secara kolobratif,” jelasnya.

Dr Zanaton Haji Iksan yang berbicara mengenai “Komunitas Belajar melalui Lesson Study” mengunglap teknik-teknik dalam proses pembelajaran. Dia juga menekan kepada mewujudkan sekaligus membudayakan kerja sama kolobratif dalam proses belajar mengajar.

Sumber: riauposting.com

FKIP UR selengkapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *